Showing posts with label relationship. Show all posts
Showing posts with label relationship. Show all posts

May 18, 2008

Pencarian

"Hari ini hari kelima aku mengelilingi kota."

"Untuk apa?"

"Aku mencari seseorang yang bisa membantu."

"Aku bisa membantu."

"Tidak. Kau tak bisa."

"Katakan saja."

"Kau akan tertawa."

...

"Aku mencari penerjemah."

"Aku bisa semua bahasa di dunia!"

"Tapi ini berbeda. Aku mencari penerjemah bahasa tatapan mata."



Andai saja tatapan mata bisa benar-benar berkata-kata.
Pasti hari ini dia mengerti segalanya.

November 19, 2007

Ketika Kekuatan Prinsip Hidup Diuji

Salah satu masalah yang hangat dibicarakan di antara saya dan teman-teman perempuan saya akhir-akhir ini adalah soal hubungan (pacaran) dengan lelaki yang berbeda agama. Pasalnya, dua orang di antara kami (termasuk saya) sedang mengalami dilema dalam mengambil sikap menghadapi hal ini.

Saya belum pernah berada di situasi ini sebelumnya. Dari dulu saya belum pernah tertarik pada laki-laki yang memiliki kepercayaan berbeda, dan selalu berusaha untuk tidak tertarik. Namun satu orang ini benar-benar menarik perhatian saya, dan hampir membuat saya benar-benar menyukainya.

Yang terjadi kemudian, hati saya mulai ragu. Dan otak saya mulai mencari pembenaran.
"Saya menolak berpacaran dengan seseorang yang berbeda keyakinan karena saya ingin menikah dengan seseorang yang seiman." Kenapa harus menolak sementara sekarang saya belum ingin menikah?
"Saya hanya ingin membina hubungan dengan lelaki seiman karena saya tidak mau membina hubungan yang pasti harus berakhir." Mengapa harus menolak, padahal pasti banyak manfaat yang bisa saya peroleh dari hubungan tersebut?

Lalu mulailah suasana hati saya menjadi galau. Mulai bimbang sampai akhirnya saya menghubungi seorang sahabat lewat sms dan meminta pendapatnya. Teman saya ini lalu mengatakan,
"Emang situasi yang sulit dihadapi, tapi ada satu yang harus lo pegang, yaitu prinsip. Lo lagi dites, seberapa kuat lo pegang prinsip lo."
Saya setuju, ini memang masalah kekuatan hati dan keteguhan pada prinsip.

Tapi saya selalu percaya, menyukai siapapun tidak salah. Siapa yang bisa memilih orang yang disayangi, sementara hati bekerja independen bersama nurani? Siapa yang bisa menolak perasaan yang muncul, sementara tak ada kuasa pada diri untuk menghentikan keinginan diri?

Yang membuatnya seakan salah adalah keadaan dan budaya, dimana semua orang berlomba menghakimi dan mengotak-kotakkan manusia.

Saya tidak menganggap diri saya religius, namun lebih pada humanis.
Tetapi saya memandang agama sebagai sesuatu yang penting untuk dipegang dalam hidup.

Saya tidak merasa bersalah. Tapi juga tidak merasa benar.

Penolakan saya diuji, ketika saya sudah berada di dalam keadaan yang saya tentang itu.
Ternyata menjadi orang yang prinsipil tidak semudah yang saya kira.
"Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace"

John Lennon - Imagine

January 30, 2007

Have you ever been in love?

Being in love is just great. Simply wonderful. Adoring someone is overwhelming, like you've found one miracle of the world nobody has ever seen yet. It makes you feel both proud and imperfect, at the same time.
Bright and sunny days enlighten your life, more often than the dark and gloomy ones. Or you make yourself see life that way.

Have you ever felt broken hearted?

It's when your heart got hurt so deep, tears keep dropping and your life seems to have met a dead end. It all went dark, and future looks like an eternal thunderstorm.
You reject all the goodness life has to offer you, look down to every precious thing you have in your life. You keep saying you can't live without him, or her, and keep believing that the person's "the one", and no other person is better.

Or have you ever been in between?

You're happy and adoring all there is about your love, you're grateful for every blessing your love has given to you.
You don't want your love to leave when it feels so great and overwhelming, you are willing to give your love everything you possess.

But at the same time you know that it's not gonna work out the way you want it to be. It will not go as well as you wish. There's much to give out and much to take in, and as time goes by you know you will be hurt more and more.

It's really, really hard to let the things you love go, you will sacrifice yourself to protect your love from 'evaluators', and ended up feeling devastated when it all seems useless.

They say you should look back and evaluate what you've accomplished in life every once in a while. When I do that, I see myself caught between two situations, between giving up and trapped really deep.

Love is about giving and taking.
Love is about giving attention, about caring more about people. It is about sacrificing.
But I've never got into this situation, and having to face the fact that love is also about surrendering and understanding certain circumstances which are not made to be understood, it just need to be accepted, tolerated.

Life opened my eyes today. I've just realized that love is indeed complicated.
Of course people say so now and then, but this day I just understood what it really means.

It's only love, and that is all.
Why should I feel the way I do?
It's only love, and that is all.
But it's so hard.
Loving you, yes it's so hard.
Loving you, loving you..

- It's Only Love - The Beatles