hereshetalks.blogspot.com

disini saya bicara. menjadi senyawa dengan kata. berharap makna itu ada.



saya
GWK kecil
aryanie amellina
a.k.a. audrey cornu

senang membaca, bertualang, menonton film, dan tidur larut malam. 23 tahun. phlegmatis-melankolis. menganggap diri sendiri romantis.

tweets




jejak

ShoutMix chat widget

favorit
Pramoedya Ananta Toer
Dee
Teka-teki silang
Film komedi romantis

tetangga
"tok, tok"
Adisti Dini Indreswari
Aliendheasja Fawilia
Anggaputra Perdana H.
Ayu Utami
Mangasi Napitupulu
Oktavina Qurrota Ayun
Puti Karina Puar
Putlie
Ramda Yanurzha
Sherwin Tobing

Punya blog? Beri tahu saya di ShoutBox :)

terima kasih!
© * étoile filante
inspiration/colours: mintyapple
icons: cablelines
reference: x / x

catatan masa lampau
03/01/2004 - 04/01/2004
04/01/2004 - 05/01/2004
05/01/2004 - 06/01/2004
06/01/2004 - 07/01/2004
07/01/2004 - 08/01/2004
08/01/2004 - 09/01/2004
09/01/2004 - 10/01/2004
10/01/2004 - 11/01/2004
12/01/2004 - 01/01/2005
10/01/2005 - 11/01/2005
11/01/2005 - 12/01/2005
01/01/2006 - 02/01/2006
12/01/2006 - 01/01/2007
01/01/2007 - 02/01/2007
02/01/2007 - 03/01/2007
03/01/2007 - 04/01/2007
04/01/2007 - 05/01/2007
05/01/2007 - 06/01/2007
06/01/2007 - 07/01/2007
07/01/2007 - 08/01/2007
08/01/2007 - 09/01/2007
09/01/2007 - 10/01/2007
11/01/2007 - 12/01/2007
05/01/2008 - 06/01/2008
08/01/2008 - 09/01/2008
11/01/2008 - 12/01/2008
03/01/2009 - 04/01/2009
06/01/2009 - 07/01/2009
09/01/2009 - 10/01/2009
02/01/2010 - 03/01/2010
05/01/2010 - 06/01/2010
10/01/2011 - 11/01/2011

diberi judul: Crita - Bagian II
pada: 29.3.09
pukul:00:24


"Siapa?" Mulut-mulut brahmana.

"Aku Srikandi. Putri Prabu Drupada dan Dewi Gandawati."
Tegak ia berdiri.
Angin di sekitarnya berhenti.
Menanti ia berkata lagi.

"Apa maksudmu?" Brahmana.

"Cukup aku dan para dewa yang mengerti. Tak perlu kalian tahu."

"Tetapi ini Arjuna. Kami berhak tahu. Dan siapa kamu, mengaku nomor satu?"

Pada brahmana para dewa berkisah lagi,
"Srikandi seorang senapati dalam Pandawa.
Sesungguhnya mungkin ia seorang yang satria pula, hanya ia tak menyadari.
Dalam Mahabharata Bumi Manusia dikisahkan,
Arjuna telah lama mengenalnya.
Diajarkannya pada Srikandi ilmu panah dan yang lain yang dikuasainya.
Arjuna telah memberi banyak tanpa menyadarinya."

"Tapi itu tidak berarti ia lebih pantas daripada para dewi."
Pikat dewi luar biasa.
Ataukah itu hasrat, yang tercermin di mata mereka?

Bijaksana.
Para dewa terdiam sejenak lalu bicara.
"Hanya satu yang ingin kami tahu."

Debar jantung Srikandi serupa derik gerinda.
Apa ia siap dipermalukan, di hadapan para brahmana?
Namun kegundahan tak ditunjukkannya.

"Yakinkah yang ada di hatimu, ataukah semata nafsu ingin menantang dunia?"

Barisan krisan menanti jawaban.
Lebah madu menunggu.

Dan Srikandi bersemu laksana buah surga yang memikat hati Adam.

"Selama ini aku mencari dan menanti.
Dari setiap yang datang dan pergi.
Belum pernah aku menemukan lagi.

Mungkin menurutmu aku tidak sebanding dengan para dewi.
Tetapi tidak apa yang ada di dalam hati.
Hanya kesungguhan yang ada disini."

"Dan belum pernah niatku sekuat ini."

Para dewa bangga.

Brahmana diam, meskipun wajah mereka tidak bahagia.
Angin memperoleh kembali kekuatannya.
Lebah madu dan barisan krisan terbuai menatap awan.

Srikandi tersenyum.
Dan sungguh belum pernah ia tersenyum seperti itu.


komentar? / ke atas