hereshetalks.blogspot.com

disini saya bicara. menjadi senyawa dengan kata. berharap makna itu ada.



saya
GWK kecil
aryanie amellina
a.k.a. audrey cornu

senang membaca, bertualang, menonton film, dan tidur larut malam. 23 tahun. phlegmatis-melankolis. menganggap diri sendiri romantis.

tweets




jejak

ShoutMix chat widget

favorit
Pramoedya Ananta Toer
Dee
Teka-teki silang
Film komedi romantis

tetangga
"tok, tok"
Adisti Dini Indreswari
Aliendheasja Fawilia
Anggaputra Perdana H.
Ayu Utami
Mangasi Napitupulu
Oktavina Qurrota Ayun
Puti Karina Puar
Putlie
Ramda Yanurzha
Sherwin Tobing

Punya blog? Beri tahu saya di ShoutBox :)

terima kasih!
© * étoile filante
inspiration/colours: mintyapple
icons: cablelines
reference: x / x

catatan masa lampau
03/01/2004 - 04/01/2004
04/01/2004 - 05/01/2004
05/01/2004 - 06/01/2004
06/01/2004 - 07/01/2004
07/01/2004 - 08/01/2004
08/01/2004 - 09/01/2004
09/01/2004 - 10/01/2004
10/01/2004 - 11/01/2004
12/01/2004 - 01/01/2005
10/01/2005 - 11/01/2005
11/01/2005 - 12/01/2005
01/01/2006 - 02/01/2006
12/01/2006 - 01/01/2007
01/01/2007 - 02/01/2007
02/01/2007 - 03/01/2007
03/01/2007 - 04/01/2007
04/01/2007 - 05/01/2007
05/01/2007 - 06/01/2007
06/01/2007 - 07/01/2007
07/01/2007 - 08/01/2007
08/01/2007 - 09/01/2007
09/01/2007 - 10/01/2007
11/01/2007 - 12/01/2007
05/01/2008 - 06/01/2008
08/01/2008 - 09/01/2008
11/01/2008 - 12/01/2008
03/01/2009 - 04/01/2009
06/01/2009 - 07/01/2009
09/01/2009 - 10/01/2009
02/01/2010 - 03/01/2010
05/01/2010 - 06/01/2010
10/01/2011 - 11/01/2011

diberi judul:
pada: 23.9.07
pukul:16:22


Gadis berdiri di depan pintu, menonton anak-anak main dampu. Gadis tersenyum. Manis sebentar, lalu kembali hambar.

Siang terang-benderang. Pria duduk di depan televisi, merasa tak berarti. Sungguh pikiran sedang mengawang, tak tergoda hiburan yang sedang tayang.

Gadis ke ruang keluarga. Mengambil koran, mencari yang berkenan. Sejurus merasa ketus, tak menemukan judul berbunyi bagus.

Pria agak resah. Bolak-balik jalan tak berarah. Pembantu ingin bertanya mengapa gundah, tapi takut kena marah.

Gadis dipanggil bapak. "Ke perempatan beli sus, yang tadi dimakan tikus."
Terima uang keluar rumah, tapi belok salah arah.

Ada telepon untuk pria. Dari teman lama. Cuma bilang malam ini tidak jadi datang. Pria kecewa. Sendiri tak mungkin menghapus, teringat terus.

Bapak marah. "Yang mudah saja salah". Gadis pergi dengan murung. Mencari tempat merenung.

Pria pergi sendiri. Mengemudi hati-hati. Jalan penuh kendaraan. Sengaja pelan, biar aman. Teringat lagi yang terjadi di jalan ini.

Gadis tergesa-gesa. Panas membara. Sebentar-sebentar melambat, teringat yang sudah lewat.

Belok kanan di persimpangan. Lapangan ramai sekali, orang-orang main voli. Pria turun dari Yamaha, melangkah ke utara.

Gadis sampai tujuan. Berjalan ke selatan. Menuju pepohonan.

Pria terkesima. Menatap tak percaya.

Gadis hampir jatuh. Mengira diri sedang bermimpi.

Tak mungkin khayalan yang bikin. Tak bisa sebegini nyata. Itu kalung dari Pria. Dan jam tangan itu persis seperti hadiah Gadis.

Gadis di tengah lapangan.

Pria lari mendekati.

Keduanya terpana. Senyum dikulum. Amarah merendah. Bahagia gegap gempita.
Terik mentari tak terasa lagi.

Dan kemana pergi semua gundah di hati?


komentar? / ke atas